| TELAH TERBIT! BUKU "PENDUDUKAN GEDUNG DPR/MPR" |
|
Sebagai sebuah narasi kecil dari perjalanan bangsa, buku ini mengungkap pengalaman yang telah dilewati oleh seorang mahasiswa yang kemudian ditunjuk menjadi Jenderal Lapangan Pendudukan DPR/MPR. Pendudukan DPR/MPR sejatinya adalah sebuah totem atau penanda dalam perjalanan sejarah gerakan mahasiswa di Indonesia, yang menandai lahirnya gerakan mahasiswa 1998. Aksi Pendudukan ini adalah sebuah titik peristiwa dari sebelangga sejarah yang terjadi di tapal batas kekuasaan rezim orde baru. Buku ini mencoba menjelaskan dialektika yang terjadi dari proses pendudukan DPR/MPR dan mencoba mengungkap peristiwa secara renik (detil). Ulasan mengenai pendudukan gedung DPR/MPR, situasi sosial politik yang menjadi latar belakang pendudukan hingga pendekatan teoritis mengenai proses pendudukan, menjadi sebuah suguhan wacana alternatif yang layak untuk di baca. Selain disuguhkan dalam bahasa yang bergaya naratif, buku ini menawarkan kedekatan (intimacy) dengan peristiwa yang sesungguhnya terjadi, karena penulis dalam buku ini adalah sekaligus pelaku peristiwa. Pergolakan aktivitas kampus menjelang kejatuhan Soeharto secara paralel mirip dengan tahun 1966. Kondisi politik dalam situasi tidak stabil, krisis ekonomi mencekik rakyat, disusul penembakan dan demonstrasi mahasiswa, hingga tragedi kerusuhan 13-14 Mei 1998. Situasi ini membuat mahasiswa itu mencoba merefleksikan situasi dalam kacamata dirinya sebagai aktifis kampus. Lewat pengalaman ia mencoba menggambarkan suasana yang tengah bergejolak dalam dirinya. Ada kekecewaan, heroisme, pesimisme dan sejumput perasaan lainnya yang bercampur aduk menjadi satu. Buku ini juga mencoba menggugah ingatan kolektif bangsa Indonesia agar tidak dihinggapi amnesia sejarah dengan mengungkap prospek perjalanan sepuluh tahun reformasi, sekaligus memberi semangat kepada generasi muda untuk terus bahu membahu memberikan kontribusi bagi negara. Dapatkan Free Chapter dari buku "Pendudukan Gedung DPR/MPR", Klik disini. |

